Home / Articles / Jepang Pernah Siapkan Rute Kereta Cepat Shinkansen Jakarta-Bandung-Cirebon

Jepang Pernah Siapkan Rute Kereta Cepat Shinkansen Jakarta-Bandung-Cirebon

Jakarta -Japan International Consultant for Transportation telah membuat studi jalur kereta cepat atau kereta shinkansen di Jawa Barat dengan 3 rute alternatif. Kini Jepang dan China sedang bersaing memperebutkan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung yang didorong oleh Presiden Jokowi.

Seperti dikutip dari situs resmi Japan External Trade Organization (Jetro) www.jetro.go.jp, Minggu (16/8/2015). Terdapat 3 rute yang jadi alternatif dalam studi tersebut yaitu Jakarta-Bandung-Cirebon, Jakarta-Cirebon (Coastal Line/Pinggir Pantai) dan Jakarta-Gedebage (Bandung).

Jalur Jakarta-Cirebon via Bandung terbagi menjadi dua, yaitu yang berakhir di Gedebage dan lanjut sampai Cirebon. Berikut perbandingan ketiga jalur tersebut.

rute kereta cepat jepang

Dalam dokumen yang berjudul Study on the High Speed Railway Project (Jakarta-Bandung Section) Republic of Indonesia November 2012, yang ditujukan kepada Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri, dari Yachoyo Engineering Co.Ltd dan Japan International Consultants for Transportation Co. Ltd, tertulis beberapa data, antara lain:

Panjang Lintasan:

  • Jakarta-Bandung-Gedebage 144,6 km sebagai jalur pertama kereta cepat shinkansen.
  • Jakarta-Bandung-Cirebon sepanjang 256 km menghubungkan tiga kota besar Bandung-Karawang-Kertajati yang juga direncanakan akan dibangun bandara internasional (Bandara Kertajati).
  • Jakarta-Cirebon (Coastal Line) menghubungkan Jakarta Cirebon dalam jarak tempuh terpendek yang bisa dilalui sepanjang 207 km, dengan rute pantai utara jawa (Pantura).

Waktu Tempuh, Tarif, dan Stasiun

  • Jakarta-Bandung waktu tempuh 37 menit, tarif Rp 220.000 stasiun yang dilalui Jakarta-Bekasi-Cikarang-Bandung-Gedebage
  • Jakarta-Bandung-Cirebon waktu tempuh 70 menit, tarif Rp 380.000 stasiun yang dilalui Jakarta-Bekasi-Cikarang-Karawang-Bandung-Gedebage-Sumedang-Kertajati-Cirebon
  • Jakarta-Cirebon (Coastal Line) waktu tempuh 49 menit, tarif Rp 300.000 stasiun yang dilalui Jakarta-Bekasi-Cikarang-Cikampek-Cirebon

Lahan dan Pemukiman Kena Gusur:

  • Jakarta-Bandung-Gedebage perlu lahan 222 hektar dan 1.200 – 1.800 rumah tangga kena dampak
  • Jakarta-Bandung-Cirebon perlu lahan 430 hektar 2.000-3.000 rumah tangga kena dampak
  • Jakarta-Cirebon (Coastal Line) perlu lahan 360 hektar 1.500 – 2.000 rumah tangga kena dampak

Jumlah Penumpang Pada 2020:

  • Jakarta-Bandung-Gedebage 39.000 orang/hari, meningkat jadi 127.000 orang/hari pada 2050.
  • Jakarta-Bandung-Cirebon 57.000 orang/hari, meningkat jadi 171.000 orang/hari pada 2050.
  • Jakarta-Cirebon (Coastal Line) 17.000 orang/hari, meningkat jadi 40.000 orang/hari pada 2050.

Total biaya (konstruksi, lahan, dan kereta):

  • Jakarta-Bandung 495,534 miliar yen atau Rp 54 triliun
  • Jakarta-Bandung-Cirebon 726,370 miliar yen atau Rp 80 triliun
  • Jakarta-Cirebon (Coastal Line) 584,156 miliar yen atau Rp 64 triliun

About admin

Check Also

Sewa Rental Mobil Antar Jemput Cirebon – Bandara

DITO Rental Mobil Cirebon melayani antar jemput drop Cirebon ke Bandara Soekarno Hatta atau sebaliknya. ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *