Home / Berita / Terbelit Hutang, Wanita PNS Gelapkan 21 Mobil Rental di Cirebon

Terbelit Hutang, Wanita PNS Gelapkan 21 Mobil Rental di Cirebon

polresta_cirebon_gelar_barbukti_penggelapan_mobilCIREBON, Seorang wanita dengan status Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, nekat melakukan penipuan dan penggelapan sebanyak 21 unit mobil rental. Dengan modal alasan keperluan dinas kantornya, dia berhasil mengelabuhi para pemilik rental dan menggadaikan puluhan mobil itu.

NA, 39 tahun, yang berkerja di Bagian Perekonomian Badan Perencanan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), Kabupaten Cirebon, hanya tertunduk setelah dibekuk Satuan Reskrim Polres Cirebon Kota. Ia ditangkap petugas di Terminal Cibadak Sukabumi, pekan lalu.

Sambil menutup wajahnya, NA mengaku terpaksa menggadaikan satu persatu mobil yang berhasil disewanya, karena terbelit utang yang cukup banyak, setelah menjadi korban penipuan bisnis emas online yang ia ikuti.

“Sebagian (utang) sudah ditanggulangi, tetapi ada beberapa yang tersisa. Yang tersisa, menyarankan agar saya melakukan ini (bisnis gadai mobil-red),” kata NA, di Kantor Polres Cirebon Kota, Rabu (12/11/2014) petang.

Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota, Ajun Komisaris Hidayatullah mengatakan, berdasarkan keterangan para korban, tiap kali mengajukan sewaan, NA mengaku sedang membutuhkan mobil banyak untuk keperluan dinas kantornya.

Beberapa pemilik rental percaya, lantaran yang meminjam adalah seorang PNS, dan tergiur karena peminjaman NA dalam jumlah banyak.

Setelah mendapatkan mobil-mobil itu, NA mencari orang yang membutuhkan mobil, dan menggadaikan kepadanya. Tiap satu unit mobil, dibanderol dengan harga sekitar Rp 30 hingga 40 juta, tergantung jenis mobil. Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota AKP Hidayatullah menjelaskan, pelaku hanya berpura-pura merental mobil sebelum kemudian digadaikan kepada orang lain. Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan lima unit minibus sebagai barang bukti, masing-masing E 1092 BG, E 1634 KU, B 928 SD, E 1069 BO, E 1745 MG, dan E 1671 BE.

“NA menyewa mobil dari berbagai tempat, di antaranya Kota-Kabupaten Cirebon, Kuningan, dan lainnya. Dari praktik tersebut, NA mengantongi untung hampir Rp 1 miliar,” kata Hidayatullah.

Kepolisian akan mendalami kasus penggelapan dengan beberapa korban dan saksi-saksi. Apakah tindakan kriminal tersebut ada kaitannya dengan suaminya yang juga menjadi salah satu kepala dinas di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, NA dikenakan pasal 378 dan 372 KUHP, tentang Penipuan dan Penggelapan Roda Empat, dengan ancaman lima tahun penjara.

Sumber : Kompas.com

About rentalmobilcirebon.com

Check Also

Selama Masa Mudik 2015, Tarif Tol Cipali Lebih Murah 25%

PT Lintas Marga Sedaya (LMS) akan memberikan diskon tarif yang berlaku pada ruas jalan tol ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *